“Mentari pasti bersinar kembali”
5:14:00 PM Edit This 0 Comments »
Disenja yang kelabu bersama hilangnya sang mentari di balik gunung, ku coba mengambil secarik kertas dan kucoretkan sedikit kalimat yang membawa arti cinta buatnya.
Perlahan-lahan kucoba tuliskan beribu kata buatmu yang disaksikan oleh warna sinar surya dan inilah isi suratku padanya :
Say . . .
Tak terasa sudah waktu telah berlalu sekian lama tak ada tali cinta yang mempertemukan kita. Rasanya diantara kau dan aku saat ini terhalang jurang yang begitu dalam, hingga kau dan aku tak dapat mengungkapkan isi hati dan perasaan cinta kita yang telah lama menjadi suram.
Aku tak tahu, apakah benar dihatimu masih terukir namaku diantara lelaki lain yang juga memberikan cintanya padamu? Aku yakin kamu juga pasti tahu bahwa betapa aku sangat mencintai dan menyayangi dirimu, sehingga aku tak mau dan tak rela dirimu direbut orang lain. Dan terus terang saja, bahwa di dalam lubuk hatiku masih ada getaran yang memberikan ketulussanku kepadamu.
Kehadiranku kali ini ingin merajuk kembali benang yang hampir putus dikala api asmara membakar perasaan cintaku kepadamu.ku ingin agar cintamu dan cintaku selalu mekar menghiasi nirwana yang begitu elok.
Kamulah satu-satunya wanita yang paling aku cintai diantara semua wanita yang pernah singgah di hatiku. Kamulah bintang yang sinarnya paling terang diantara beribu bintang yang ada di langit malam. Maka dari itu aku mohon padamu, ijinkalah aku kembali tuk mencintai dan menyayangi serta menemani dirimu begitu pula kedua orang tua kita. Aku sangat menyesali segala yang pernah kulakukan yang membuat hatimu terluka, namun terus terang semuanya yang kulakukan itu semata-mata demi menjaga hubungan cinta suciku kepadamu.
Say . . .
Diakhir coretanku ini, kumohon marilah kau dan aku saling jujur dan jangan lagi membohongi hati kita agar kita dapat mendayung perahu cinta kita ketempat tujuan kita yang sebenarnya. Sebab walau apapunyang terjadi “aku tetap selalu mencintai dirimu”
TTD
Yang selalu mencintaimu
Perlahan-lahan kucoba tuliskan beribu kata buatmu yang disaksikan oleh warna sinar surya dan inilah isi suratku padanya :
Say . . .
Tak terasa sudah waktu telah berlalu sekian lama tak ada tali cinta yang mempertemukan kita. Rasanya diantara kau dan aku saat ini terhalang jurang yang begitu dalam, hingga kau dan aku tak dapat mengungkapkan isi hati dan perasaan cinta kita yang telah lama menjadi suram.
Aku tak tahu, apakah benar dihatimu masih terukir namaku diantara lelaki lain yang juga memberikan cintanya padamu? Aku yakin kamu juga pasti tahu bahwa betapa aku sangat mencintai dan menyayangi dirimu, sehingga aku tak mau dan tak rela dirimu direbut orang lain. Dan terus terang saja, bahwa di dalam lubuk hatiku masih ada getaran yang memberikan ketulussanku kepadamu.
Kehadiranku kali ini ingin merajuk kembali benang yang hampir putus dikala api asmara membakar perasaan cintaku kepadamu.ku ingin agar cintamu dan cintaku selalu mekar menghiasi nirwana yang begitu elok.
Kamulah satu-satunya wanita yang paling aku cintai diantara semua wanita yang pernah singgah di hatiku. Kamulah bintang yang sinarnya paling terang diantara beribu bintang yang ada di langit malam. Maka dari itu aku mohon padamu, ijinkalah aku kembali tuk mencintai dan menyayangi serta menemani dirimu begitu pula kedua orang tua kita. Aku sangat menyesali segala yang pernah kulakukan yang membuat hatimu terluka, namun terus terang semuanya yang kulakukan itu semata-mata demi menjaga hubungan cinta suciku kepadamu.
Say . . .
Diakhir coretanku ini, kumohon marilah kau dan aku saling jujur dan jangan lagi membohongi hati kita agar kita dapat mendayung perahu cinta kita ketempat tujuan kita yang sebenarnya. Sebab walau apapunyang terjadi “aku tetap selalu mencintai dirimu”
TTD
Yang selalu mencintaimu



